Optimalisasi Pembelajaran Erosi di Kelas X SMAS Muhammadiyah Batudaa melalui Pendekatan Praktikum Menggunakan Media Sederhana Berbasis Kardus, Botol, Air, Tanaman, dan Sampah
Keywords:
Erosion; Geography Learning; Simulation-Based Practicum; Simple Media; Environmental AwarenessAbstract
Geography learning on erosion topics requires contextual approaches that connect concepts with students’ surrounding environments. Learning activities at Muhammadiyah Batuda’a Senior High School applied a simulation-based practicum using simple media, such as cardboard, bottles, water, vegetation, and waste, to observe erosion processes. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest involving 30 tenth-grade students. Data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results indicate an increase in students’ understanding, with average scores rising from 65 to 83. Vegetation in the form of grass reduced erosion by up to 65%, while plastic waste increased erosion by 22%. The practicum activities also enhanced student engagement and environmental awareness. This approach is suitable for schools with limited resources.
References
Brown, J., & Taylor, M. (2021). Pembelajaran sains langsung dengan bahan berbiaya rendah. Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi, 30(4), 512-520.
Chen, L., Zhang, Y., & Wang, Q. (2023). Pendidikan lingkungan melalui pembelajaran berbasis pengalaman: Dampak pada perilaku pro-lingkungan. Penelitian Pendidikan Lingkungan, 29(2), 189-204.
Goudie, A. S., & Viles, H. A. (2020). Geomorfologi di Era Antroposen. Cambridge: Cambridge University Press.
Green, M., Thompson, R., & Patel, S. (2022). Pembelajaran berbasis pengalaman dan kesadaran lingkungan: Studi kasus di sekolah pedesaan. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 53(5), 321-335.
Jones, R., & Smith, T. (2021). Pembelajaran berbasis pengalaman dalam pendidikan lingkungan: Dampak pada keterlibatan siswa. Penelitian Pendidikan Lingkungan, 27(3), 345-358.
Kolb, D. A. (2020). Pembelajaran berbasis pengalaman: Pengalaman sebagai sumber pembelajaran dan pengembangan (Edisi ke-2). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.
Kumar, R., Singh, A., & Pandey, V. (2023). Sampah plastik dan dampaknya pada erosi tanah di wilayah perkotaan. Jurnal Manajemen Lingkungan, 325, 116-124.
Lee, S., & Kim, H. (2023). Teknik simulasi lanjutan untuk pengajaran erosi di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Pendidikan Sains Internasional, 34(1), 45-53.
Morgan, R. P. C. (2021). Erosi tanah dan konservasi (Edisi ke-4). Oxford: Wiley-Blackwell.
Pimentel, D., & Burgess, M. (2022). Erosi tanah dan ketahanan pangan global: Tantangan dan strategi. Keberlanjutan, 14(6), 3420.
Smith, J., Brown, T., & Wilson, K. (2021). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman terbimbing. Jurnal Penelitian Pendidikan, 114(3), 287-298.
Wang, X., & Li, Y. (2023). Pembelajaran berbasis simulasi untuk pendidikan sains lingkungan. Jurnal Internasional Pendidikan Sains, 45(4), 412-428.
Woolfolk, A. (2020). Psikologi pendidikan (Edisi ke-14). Boston: Pearson.
Zhang, L., Chen, H., & Liu, Q. (2022). Meningkatkan pemahaman tentang erosi melalui simulasi berbasis variabel. Jurnal Pendidikan Geosains, 70(2), 234-245.
Zhao, Y., & Xu, J. (2021). Alat bantu mengajar berbiaya rendah untuk pendidikan sains di negara berkembang. Jurnal Internasional Pengembangan Pendidikan, 82, 102-110.
Liu, T., & Yang, Z. (2022). Pendidikan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan: Pendekatan praktis. Keberlanjutan, 14(8), 4567.
Patel, R., & Gupta, S. (2023). Dampak pendidikan pengelolaan sampah pada perilaku siswa. Jurnal Produksi Bersih, 389, 135-143
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yurni Pongoliu, Sri Maryati, Sukarni Bakari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



